Jumat, 10 Oktober 2014

Akhirnya,,

hey.. it's been a while I didn't do anything in this blog ( like anyone  care :'D )
3 tahun belakangan ini hidup saya mengalami flaktuasi yang cukup signifikan. What a wonderful ( if I may say) experience I had in 3 years being in a place I used to call a strange place.
oke, aku emang ujung ujungnya cuma mau curhat, soalnya jaman sekarang buku diary udah jarang yang pake hahahaha
before I tell you my story. I'd like to  give you some lyrics , this song is one of my "curcol" playlist lately
" tak akan pernah sirna
bayang tentang dirimu
 mengharap kau kembali 
ke dalam pelukan
hanya sisakan perih
luka yang semakin dalam 
sampai kapan ku harus tangisi 
rindu yang tak terbalas
reff:masih adakah cinta untukku 
walau hanya untuk kau kenang 
andai harus kehilanganmu 
kan ku bawa hatimu ke dalam jiwaku
kemana cinta iniakan ku persembahkan
 bila kesetiaanku
 hanyalah bagimu kekasihku

luka dalam dadasemakin terasa pilu 
adakah kesempatan
 untuk memiliki - Ada Band : Masih Adakah Cinta

Siapa yang mewek hayoo ? #nunjukdirisendiri hahaha
oke,,mari kita mulai cerita Mahabarata nya #loh :D

Jadi gini, I'd like to tell you about my only best-friend zoned-male-friend ( aku copas istilah ini  juga dari dia) haha
I know him for about 3 years ago, but we became close friends since 2 years ago ..nggak tau sekarang masih apa enggak,soalnya aku lagi sakit  jauh sama dia hehe
Aku nggak tau deh kalo orang yang aku maksud ini bakal baca tulisan aku ini enggak, toh dia baca atau enggak juga nggak akan merubah semuanya :')
aku pernah bahas dia di tulisan aku sebelumnya..jadi disini aku cuma mau mengungkapkan beberapa hal padanya.
1. Nggak mudah melepas segala sesuatu yang kita sudah pelihara dalam waktu yang lama, terutama yang menyangkut perasaan
2. Kamu menyuruhku bahagia, tapi kamu nggak menghargai usaha aku. Aku tau kamu sudah jauh lebih bahagia saat ini, tapi setidaknya sembunyikan sedikit kebahagian kamu dari aku bisa kan? Kamu tau kankalau aku nggak sekuat yang orang lihat? you saw it, right ? :)
3. Aku nggak akan memohon  untuk memilikimu atau apapun lah ke kamu, aku tahu diri kok, kamu nggak usah repot repot mikirin gimana aku, cuma please sembunyikan sedikit bahagiamu dari aku, itu (sepertinya) sudah sedikit membantu :)
4. Aku akan selalu mendoakanmu, yang terbaik buat kamu, karena hanya itu yang bisa aku lakukan sembari mengobati lukaku, sekali lagi, aku nggak menyudutknmu, hanya saja, kamu tau kan gimana rasanya hati yang hancur itu ? :)
5.Ijinkan aku berproses dengan cara ku sendiri untuk melupakan perasaanku pada mu sampai aku siap kembali menjadi Dilah, sahabatmu yang dulu, yang selalu bawel , selalu ketawa, asik, dan yang terpenting sudah bisa mengubur perasaanku padamu.
6. Waktu... ya ,hanya waktu yang aku (dan kamu) butuhkan saat ini, waktu untukku kembali tersenyum, waktu untukku memulihkan luka ini ( Iya, Avian, aku memang terluka, biarkanlah :') ), dan waktu untuk bertumbuh menjadi manusia yang lebih dewasa.
7. Aku tau kita sama sama nggak suka keadaan ngg enak ini, aku berharap kita masih bisa berteman seperti dulu, walaupun mungkin aku harus terbiasa merasa seperti "menelan" pil pahit kalo pas denger kamu cerita ttg siapapun itu hehe :), nggak papa Avian, hingga pada waktu nya pelangi pun akan muncul setelah hujan reda.
sampai tulisan ini ada ditangan kamu pun aku mungkin masih belum bisa menyembuhkan lukaku dan juga masih sayang sama kamu,, 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar